Optimis, mudah-mudahan proposal di baca, sangat menyesakkan jawaban pengurus tadi, "jangan sampai terjadi", ungkapan seakan keharaman, aku lemas, lesu. Tapi benakku terus berfikir, akhirnya ku berikan surat beserta proposal pada seorang marbot. Dan aku kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ringankan Beban Kuatkan Impian: Dampak Bantuan Seragam bagi Suci Aulia Dhina

Mitos Pulau Penyengat dan Spirit Islam

Pembunuh yang Dicintai Korbannya