Ulama Riau Tolak Acara Beach Party Fashion Lagoi
Batam (SI ONLINE) - Sejumlah tokoh agama di Kepulauan Riau menemui Kapolda Kepri, Brigjen Raden Budi Winarso untuk menolak acara beach party fashion dan mendesak agar pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin keramaian acara tersebut.
Para tokoh agama diterima langsung oleh Kapolda Kepri di Mapolda Kepri di Batam, Kamis (05/05/2011). Pertemuan ini dihadiri 9 tokoh agama dan tokoh masyarakat yang terdiri dari perwakilan MUI Kepri, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, serta Dewan Dakwah Islam Indonesia.
Ketua Bidang Investigasi, Dewan Dakwah Islam Indonesia Provinsi Kepri, Ustazd Dedi Sanjaya LC, mengatakan, "dalam pertemuan itu kita meminta agar pihak Polda Kepri tidak mengeluarkan izin keramaian atas acara show bikini di Lagoi. Kita juga menyampaikan bahwa acara tersebut sudah menabrak norma-norma masyarakat dan agama."
Beach Party Fashion yang rencananya digelar Fashion TV pada 14 Mei 2011 di Nirwana Gardens Resort, Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Menurut Dedi, Kapolda Kepri Brigjen Raden BW menjelaskan, pihaknya Polda Kepri telah memanggil panitia pelaksana beach party fashion serta EO. Panitia pelaksana memang telah mengirimkan surat permohonan izin keramaian. Namun sejauh ini Polda Kepri belum mengeluarkan izin tersebut.
Kapolda Kepri menyebutkan, bahwa acara tersebut sebenarnya diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri. Jadi segala kewenangan atas pelaksanaan itu ada ditangan Pemerintah Provinsi Kepri.
"Kalau Kapolda Kepri tadi menyebutkan, sebaiknya acara itu ditunda saja untuk mencari waktu yang tepat, atau sama sekali tidak diadakan. Kami menangkap dalam pertemuan itu, Kapolda Kepri juga kurang setuju diadakannya acara tersebut," ujar Dedi.
Acara beach party ini menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat Kepulauan Riau sendiri. Sejumlah ormas Islam di Kepri dengan tegas menolak acara pamer pakaian dalam wanita tersebut.
Namun Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Kepri tetap mendukung acara tersebut. Alasannya kawasan Lagoi jauh dari pemukiman penduduk. Sehingga acara show bikini tidak menjadi persoalan. Gubernur Kepri Muhammad Sani juga turut mendukung acara beach party yang akan dihadiri 1.000 turis asing tersebut.
Para tokoh agama diterima langsung oleh Kapolda Kepri di Mapolda Kepri di Batam, Kamis (05/05/2011). Pertemuan ini dihadiri 9 tokoh agama dan tokoh masyarakat yang terdiri dari perwakilan MUI Kepri, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, serta Dewan Dakwah Islam Indonesia.
Ketua Bidang Investigasi, Dewan Dakwah Islam Indonesia Provinsi Kepri, Ustazd Dedi Sanjaya LC, mengatakan, "dalam pertemuan itu kita meminta agar pihak Polda Kepri tidak mengeluarkan izin keramaian atas acara show bikini di Lagoi. Kita juga menyampaikan bahwa acara tersebut sudah menabrak norma-norma masyarakat dan agama."
Beach Party Fashion yang rencananya digelar Fashion TV pada 14 Mei 2011 di Nirwana Gardens Resort, Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Menurut Dedi, Kapolda Kepri Brigjen Raden BW menjelaskan, pihaknya Polda Kepri telah memanggil panitia pelaksana beach party fashion serta EO. Panitia pelaksana memang telah mengirimkan surat permohonan izin keramaian. Namun sejauh ini Polda Kepri belum mengeluarkan izin tersebut.
Kapolda Kepri menyebutkan, bahwa acara tersebut sebenarnya diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri. Jadi segala kewenangan atas pelaksanaan itu ada ditangan Pemerintah Provinsi Kepri.
"Kalau Kapolda Kepri tadi menyebutkan, sebaiknya acara itu ditunda saja untuk mencari waktu yang tepat, atau sama sekali tidak diadakan. Kami menangkap dalam pertemuan itu, Kapolda Kepri juga kurang setuju diadakannya acara tersebut," ujar Dedi.
Acara beach party ini menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat Kepulauan Riau sendiri. Sejumlah ormas Islam di Kepri dengan tegas menolak acara pamer pakaian dalam wanita tersebut.
Namun Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Kepri tetap mendukung acara tersebut. Alasannya kawasan Lagoi jauh dari pemukiman penduduk. Sehingga acara show bikini tidak menjadi persoalan. Gubernur Kepri Muhammad Sani juga turut mendukung acara beach party yang akan dihadiri 1.000 turis asing tersebut.

Komentar
Posting Komentar