Cerita dari Dapur Enam (tentang perjalanan da'wah di sebuah kampung...)

Jembatan Barelang I menyambut kedatanga team kafilah

Pemandangan pemukiman warga Dapur Enam dari belakang
Pemandangan belakang pemukiman warga Dapur Enam
 Memancing ikan bersama anak-anak
 Memancing ikan bersama anak-anak
 
Mengajar mengaji anak-anak TPA
Wajah-wajah generasi belia Dapur Enam
Memasang bubu dengan Polo
Memasang bubu dengan Polo
 Peserta pelatihan mengajar Iqra' Dapur Enam bersama adik-adiknya
 Melatih kader calon pengajar Iqra' TPQ Tanjung Banon
Serius
Bersama peserta pelatihan
Peserta pelatihan, siap melanjutkan tugas
Bersama anak-anak TPA Dapur Enam, bermain di area out bond milik DSNI
Terpaksa telanjang dada, berenang
Terpaksa juga, nyelam gonggong
Terpaksa juga, nyelam gonggong
Pulang dengan pilu diantar oleh Habil dan ayahnya Pak Musyada di Pelabuhan Sekupang Batam

Komentar

  1. masya Allah, perjalanan yang mengharukan, semoga ALlah swt mencatatnya di timbangan kebaikanmu, lama tak jumpa dzul...

    BalasHapus
  2. wa iyyaa amiin..., blog antum nu mana Ky?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ringankan Beban Kuatkan Impian: Dampak Bantuan Seragam bagi Suci Aulia Dhina

Mitos Pulau Penyengat dan Spirit Islam

Pembunuh yang Dicintai Korbannya