Peklajaran Beraharga dari Peserta Terapi Berafikir Positif 13
Terapi berfikir positif batch 13
Alhamdulillah, selasa 13
september 2011, Terapi Berfikir Positif bisa terselenggara dengan
baik. Sebagai penyelenggara dan fasilitator saya sangat. Karena, kelas
Terapi Berfikir Positif sudah
terselenggara (setiap hari selasa sore) selama 13 kali secara publik.
Dan 2 kali In-House. Mohon maaf kepada para shahabat di luar kota
Jakarta, saya belum bisa memenuhi harapan Anda, supaya kelas ini juga
bisa terselenggara di kota-kota lain. Seperti Surabaya, Bandung, Jogya,
Lampung, Kalimantan dan daerah lainnya. Mudah-mudahan bulan mendatang,
ada pihak yang bisa bersinergi, sehingga kelas Terapi Berfikir
Positif bisa hadir di kota Anda.
Berguru kepada
peserta
Beberapa
trainer hebat pernah bercerita. Bahwa, detik-detik pelaksanaan training
sebenarnya, bukan hanya peserta yang belajar. Tetapi, kita sebagai
pemandu, juga belajar khasanah kehidupan dari para peserta. Apalagi,
training yang sering saya bawakan berhubungan dengan perubahan pola
pikir (mindset). Terkadang sering ada sesi terapinya. Pada momen
itu, sungguh banyak sekali pembelajaran hidup yang saya peroleh. (Saya
mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni).
Sebagaimana
kelas-kelas sebelumnya. Setelah selesai teori cara berpikir positif,
langsung tersusul dengan latihan bersama. Pada angkatan yang ke-13 ini,
seorang peserta dari Bandung, menceritakan pengalaman nyata yang beliau
alami, sebagai contoh kasus untuk aplikasi cara yang telah saya bahas.
Pengorbanan biaya, waktu
dan tenaga
Katakan
saja nama beliau ibu Ika. Sehari-hari beraktifitas sebagai Guru.
Berangkat dari Bandung menuju Jakarta menggunakan bis Bandung-Jakarta
jam 10.00 pagi. Beliau tiba di terminal Kampung Rambutan sekitar jam
12.30.
Ibu
Ika menceritakan, setelah tiba di Kampung Rambutan, supaya tidak
terlambat di tempat pelatihan. Beliau memutuskan untuk menggunakan taksi
saja. Sang sopir taksi di terminal memberi penawaran, “Mau pakai
Argo atau tembak saja?” Ibu Ika memilih “Pakai Argo saja pak”
Tapi sopir menawar lagi “Tembak saja bu, kalau Argo kemahalan”. “Berapa?”
Ibu Ika merespon dengan nada suara memastikan. “Rp.150.000,-“
Sopir membalas. “Oke deal Rp.150.000,- ya?” Ibu Ika memastikan
sekali lagi.
Singkat cerita, ternyata saat
tiba di tempat pelatihan, Pak Sopir bilang, “Harganya Rp.270.000,-
bu. Ini lihat argonya” “Tapikan tadi setuju Rp.150.000,-“ Ibu
Ika membela diri. Kemudian Pak Sopir ngontot “Iya
tapi ini kejauhan, lihat argonya segini Rp.270.000,-”
Anggap saja sedekah
Karena
tidak mau berdebat lagi, akhirnya ibu Ika menambahkan Rp.120.000,-
lagi. Memang awalnya beliau kesal, merasa sopir taksi tadi membohongi
dan mengakalin beliau. ”Wah saya diakalin dan dibohongin nih” ada
suara dalam diri beliau. Kemudian beliau berusaha menenangkan diri
dengan mebingkai kejadian tersebut, uang yang beliau tambahkan tadi,
diluar dari kesepakatan sebagai sedekah. Kemudian, para peserta yang
lain, membantu menambah sudut pandang, agar beliau lebih bisa menerima
kejadian itu sebagai hikmah dan pembelajaran.
Sungguh sangat berkesan
Keinginan beliau untuk
belajar, disertai dengan pengorbanan waktu, tenaga dan uang yang beliau
investasikan. Benar-benar
membuat saya terkesan. Mungkin, karena perbandingan yang saya lakukan
dengan peserta yang mendaftar, tetapi pada hari pelaksanaan tidak hadir.
Ada
peserta yang menyadari pernah mendaftar, sehingga saat tidak bisa hadir
karena ada hal lebih penting, menyampaikan permohonan maaf karena tidak
bisa mengikuti kelas. Sementara yang lain, kabar pun tak ada. Meskipun
sudah saya tuliskan ”Mohon tidak mendaftar apabila ragu tidak bisa
hadir”.
Nasehat sang guru
Cara yang ditempuh oleh ibu
Ika untuk mengikuti pelatihan Terapi Berfikir Positif ini, mengingatkan
saya akan nasehat Guru, ”Bila
ilmu kamu dapatkan dengan mudah, maka ikhlaskan oleh mu, bila dia mudah
meninggalkanmu. Demkian sebaliknya, jika kamu mendapatkan ilmu dengan
susah payah, maka dia enggan meninggalkanmu”.
Terima kasih
Kepada
seluruh peserta Terapi Berfikir positif, dari Bacth 1 – 13, saya
mengucapkan terima kasih atas waktu yang telah Anda luangkan. Terutama
kepada PT. Rumah Sehat Keluarga, telah bersedia bersinergi mensponsori
program TBP sampai bacth 18.
Ciganjur, Sabtu, 8 oktober
2011
Mari bersilaturahim, follow
@mind_therapist
Dapatkan e-book ”Explore
Your Potentials” GRATIS, Klik download
Sumber : www.kursusnlp.com
Sumber : www.kursusnlp.com
Komentar
Posting Komentar