Update Niatmu Selalu Boy



Merujuk kepada kitab Al-Arba’în An-Nawâwiyah boy, pada hadits pertama kita akan jumpai, betapa agungnya nilai sebuah niat. Barangkali kita terlalu sibuk, sehingga dasar-dasar pekerjaan (ibadah) seperti ini terlupakan boy. Bayangkan boy!, betapa indahnya setiap pekerjaanmu, bila semua kau niatkan hanya untukNya. Dari saat membuka mata dipagi hari, hingga kan kau tutup mata dimalam hari, sesungguhnya semua tak kan sia-sia. Betapa besar, betapa banyak nilai pahala yang kan kau raih.
Iñamâl a’mâlu bin-niyât.. Iñamâl a’mâlu bin-niyât..” ucap Baginda Nabi saw, sesungguhnya, sesungguhnya setiap amal perbuatan, tergantung pada niat.
Apa tujuanmu (niatmu) hidup didunia ini boy, jangan kau katangan tak tahu, sangat tak bermoral itu. Allah swt telah ciptakan kita tidak sia-sia, melainkan untuk beribadah. Tidakkah kau bersyukur boy, sudah dihidupkan dialam dunia, walau sementara. Dahulu Sang Maha Pengasih telah mengutus nabi-nabi, sekarang hanya tinggal kau pilih, beribadah atau tidak boy. Mengertilah bahwa dunia ini benar-benar fana, sebentar saja dan datanglah kematian. Atau kiamat yang sudah dituliskan itu boy, maka ia tidaklah jauh. Biarkan suku Maya meramalkan ditahun 2012 datangnya, maka bagi umat Islam, lebih dari itu, kiamat sangatlah dekat, sehingga karenanya, tak ada yang tahu kapan ia datang.
Sulitkah mengerjakan ibadah boy, hanya orang yang buta hatinya yang mengatakan itu. Bacalah sejarah boy, maka kau akan tahu, betapa ibadah yang diwajibkan atas kita, sangatlah kecil. Aku bukan sombong mengatakan ini boy, tulisanku ini pun kuharap menjadi cambuk, agar aku selalu mengerjakan ibdah-ibdah yang diwajibkan, serta rajin mengerjakan ibadah-ibadah yang disunahkan. Sebagian yang kau lihat boy, memang tampak sulit sekali dikerjakan, aku juga mengalaminya. Namun ternyata, ibadah itu mudah boy, apa-pun pekerjaanmu, niatkan hanya untuk Allah swt, maka ia akan bernilai ibadah.
Hanya sia-sia, bila bangunmu dipagi hari hanya kau niatkan untuk mencari uang boy, cobalah ucapkan do’a, niatkan mencari ridha ilahi, maka itu akan bernilai ibadah. Saat kau berjalan menuujuj kamar mandi, percuma bila kau niatkan untuk sekedar buang hajat, kotor dan terlalu bau, namun niatkan mencari ridha ilahi, dan ingatlah do’a, maka nilai ibadah kan kau raih. Makanmu boy, cuma untuk mengenyangkan perut, tanpa do’a tentu tak bernilai sama sekali, hanya memprodusi tinja saja. Saat melihat sesuatu yang indah, sebut nama Allah swt, maka menjadi ibadah.
Dengan niat, semua akan bernialai ibadah boy, indah bukan.  Mungkin terlalu banyak masalah didunia ini, namun teruslah perbaharui niatmu, meminjam bahasa anak-anak sekarang, update niatmu selalu boy, agar virus-virus yang membuat lupa dirimu, akan meniatkan setiap langkah ini, hanya untuk Allah swt, dan kita ikuti pula sunah nabiNya. Agar keikhlasan bersimpuh padu. Wallahu a’lam bishawwab..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ringankan Beban Kuatkan Impian: Dampak Bantuan Seragam bagi Suci Aulia Dhina

Mitos Pulau Penyengat dan Spirit Islam

Pembunuh yang Dicintai Korbannya