Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

Sentuhan Pribadi Dalam Pekerjaan Kita

Hore, Hari Baru! Teman-teman.   Catatan Kepala: ”Setiap orang memiliki sentuhan pribadi yang berbeda terhadap pekerjaan yang sama sehingga hasil kerjanya menjadi unik . Maka untuk menghasilkan pekerjaan yang baik kita perlu memberikan sentuhan pribadi terbaik.”   Setiap pabrik yang baik selalu memiliki departemen Quality Assurance yang tugasnya memastikan bahwa setiap produk yang dirilis memenuhi standar kualitas tertentu. Suatu produk layak jual bukanlah produk yang 100% memenuhi syarat tertentu itu, melainkan yang masih berada dalam ‘range’ atau rentang kualitas tertentu. Bahkan di pabrik yang sudah serba otomatis menggunakan system komputer terbaikpun masih bisa terjadi defect atau penyimpangan hasil. Apa lagi jika pekerjaan itu dilakukan secara manual oleh setiap karyawan. Misalnya; mengetik, menganalisis, memasarkan, menjual, membuat laporan, memeriksa, dan sebagainya. Kita semua, berada dikantor mengerjakan tugas atau pekerjaan tertentu. Ad...

“Ini Bapakmu..! Ini Matanya..! Ku ludahi..! Ku injak-injak..!!”

“Ini Bapakmu..! Ini Matanya..! Ku ludahi..! Ku injak-injak..!!” By : Made Teddy Artiana Penulis, fotografer, Event organizer Siapapun akan bergidik membaca kalimat diatas. Demikian sarkastis. Mengerikan. Tetapi bagi mereka yang mengetahuinya, kalimat itu adalah tukilan dialog dari sebuah adegan film komedi yang telah melegenda di negeri ini. Nagabonar. Kata-kata itu diucapkan oleh Jendral Nagabonar, dialamatkan kepada Jendral Mariam, sepupunya sendiri. Sebuah provokasi. “Sengaja dia ku buat marah. Waktu dia marah, kucopet buah caturnya!!”. Dan Mariampun kalah bermain catur. Hanya karena terprovokasi lalu menjadi marah. Yang ‘satu itu’ memang punya keunikan tersendiri. Provokasi. Sebuah instrumen yang jika digunakan dengan benar akan sangat hebat dampaknya, namun jika salah, akan sangat merugikan. Sebuah buku kuno tentang strategi perang, yang sekarang banyak diaplikasikan di dunia bisnis pun merasa perlu mencantumkannya. Sun Tzu’s The Art of War. “Jendral Perang.”, Demi...

Norman Kamaru, Kisah Klasik Para Pencari Lentera Jiwa Oleh Nursalam AR

Nasib (eks) Briptu Norman Kamaru kini persis seperti kata pepatah “ sudah jatuh tertimpa tangga “. Sudah dipecat dengan tidak hormat oleh instansi tempatnya bertugas (Polda Gorontalo), dihujat pula oleh banyak orang, terutama di berbagai forum di dunia maya. Kasihan oh kasihan . Alasan para penghujat, antara lain, adalah karena Norman melakukan tindak indispliner dengan mangkir bertugas selama 2 bulan berturut-turut. Dan itu menurut mereka bukan cerminan citra polisi yang baik. Apalagi buat polisi selebritas sekaliber Norman Kamaru yang terlanjur jadi idola. Barangkali awalnya para penghujat ini adalah pemuja Norman Kamaru yang terlalu menaruh ekspektasi berlebihan di pundak s i belia Norman. Dengan munculnya video Youtube Norman dengan goyangan Chaiya-Chaiya yang asyik, seakan mereka menemukan katarsis atau oase di tengah timbunan kekecewaan mereka terhadap citra dan kinerja kepolisian negeri ini yang memprihatinkan. Mereka berilusi dengan munculnya Norman sebagai ikon ...

Catatan Kecil Hari Ini

Dear rekan, Mencoba berbagi coretan, moga berkenan. Yang Tak Biasa Dari Rutinitas Kita Sering aku menganggap, segala sesuatu yang kulakukan secara rutin setiap hari sebagai rutinitas.  Berangkat ke kantor, duduk di depan komputer, melakukan pekerjaan marketing, dan kembali pulang di jam-jam yang sama. Kegiatan itu memang selalu sama, persis seperti ketika aku berdiri di sebuah titik menunggu kereta. Juga, seperti sembahyang yang dilakukan pada jam-jam sama, dengan hitungan sama. Kalau mau lanjut, silahkan ke: http://sitinurrofiqoh.blogspot.com

Art Living Sos 2011 (A-12 Obat Nyamuk)

Dear Allz….   Helloooow…dellloww…hehe…apakabar ? Semoga di bulan terakhir tahun ini teman dan sahabatku dalam keadaan sehat-sehat semua, ya…   Lama nian tidak bersapa…lama banget gak ketawa-ketiwi bareng di sini…rasanya kangen juga…Eeeh, maaf yaa…saya nih yang sok sibuk…ngider sana sini kayak kitiran atau kipas angin…hahaha…Tapi percayalah…walaupun saya sibuk atau sok sibuk, saya tetap kangen dengan teman dan sahabat sekalian.   Beberapa waktu ini saya banyak mendapat kabar yang gembira, tetapi ada juga kabar yang agak menyedihkan. Beberapa sahabat saya jatuh sakit. Dari mulai sakit yang bisa dirawat di rumah, hingga sakit yang membutuhkan perawatan dan terapi yang berkesinambungan di rumahsakit . Sungguh…menanggulangi penyakit itu menjadi mahal harganya. Hidup sehat memang dianjurkan. Namun kadang kita suka lupa diri kalau sedang sehat, dan mengabaikan penjagaan atau pengelolaan diri yang baik. Di antaranya adalah pengelolaan lingkungan. Lingkun...

Peklajaran Beraharga dari Peserta Terapi Berafikir Positif 13

Gambar
Bila engkau belajar dalam ketidaknyamanan nan penuh kesulitan. Maka, bersyukurlah. Karena kondisi itu lebih menguatkan ingatanmu, dibandingkan kondisi nyaman yg telah menjadi biasa saja bagimu, tanpa ada muatan emosi.   #NasehatDiri Terapi berfikir positif batch 13 Alhamdulillah, selasa 13 september 2011, Terapi Berfikir Positif bisa terselenggara dengan baik. Sebagai penyelenggara dan fasilitator saya sangat. Karena, kelas Terapi Berfikir Positif sudah terselenggara (setiap hari selasa sore) selama 13 kali secara publik. Dan 2 kali In-House. Mohon maaf kepada para shahabat di luar kota Jakarta, saya belum bisa memenuhi harapan Anda, supaya kelas ini juga bisa terselenggara di kota-kota lain. Seperti Surabaya, Bandung, Jogya, Lampung, Kalimantan dan daerah lainnya. Mudah-mudahan bulan mendatang, ada pihak yang bisa bersinergi, sehingga kelas Terapi Berfikir Positif bisa hadir di kota Anda. Berguru kepada peserta Beberapa trainer hebat perna...

Menilai Buruk Orang Lain

Hore, Hari Baru! Teman-teman.   Catatan Kepala: ”Jika Anda menemukan orang-orang yang kurang menyukai Anda . Atau memperlakukan Anda dengan cara yang kurang pantas. Mungkin mereka bukan membenci Anda. Mereka hanya belum mengenal siapa Anda.”   Ada ungkapan tak kenal maka tak sayang. Ada benarnya juga sih, meskipun kadang kita suka merasa ‘sayang’ kepada orang yang tidak kita kenal, ya kan? Perkenalan kita dengan orang lain, bisa berdampak baik. Bisa juga berdampak buruk. Bergantung dengan siapa kita berkenalan. Sampai batas mana tingkat perkenalan kita. Dan, bagaimana kita bersikap terhadap perkenalan yang sudah kita bangun. Dalam interaksi kita dengan orang lain, kita sering mengalami pasang surut. Kadang senang, kadang sedih. Bisa benci, cinta, sayang, sebal. Apapun. Namun, dari sekian banyak dinamika itu; kita sering terjebak untuk memberikan penilaian buruk kepada orang lain. Atau sebaliknya, orang lain yang menilai kita buruk. Padahal, belu...

Memimpin Dengan Karakter Pribadi

Hore, Hari Baru! Teman-teman.   Catatan Kepala: ”Pemimpin yang handal sanggup menanggalkan kekuatan jabatannya, lalu memimpin dengan mengedepankan karakter pribadinya .”   Lucu juga ya kalau mendengar orang yang mengerutu tentang atasannya. Dulu saya sering mendengarnya di toilet atau di lorong bawah tangga tempat orang-orang merokok. Sekarang, kita bisa menyimaknya lewat facebook, twitter, atau milist. Nyata sekali jika banyak orang yang dihargai hanya karena mereka memiliki posisi lebih tinggi. Jika Anda mempunyai posisi tinggi, maka perlulah juga untuk bertanya pada diri sendiri; apakah orang-orang yang Anda pimpin benar-benar menghargai ‘diri Anda’ atau ‘posisi Anda’?   Apakah itu penting? Kalau bagi saya itu penting. Bagi Anda? Silakan tentukan sendiri.   Alhamdulillah, saya pernah mendapatkan kesempatan untuk berperan sebagai pemimpin dalam beberapa tingkatan. Selain di kantor, juga sebagai Ketua RT. Ternyata, peran yang pal...

Antara potensi, Lingkungan dan Kesuksesan

Gambar
Apakah Anda sudah mengetahui potensi dalam diri Anda? Bukankah Anda setuju, bahwa manusia terlahir ke dunia ini, membawa potensi dalam setiap gen yang terikat dengan bentuk rantainya masing-masing? Potensi tersebut sudah tertanam, semenjak Allah meniupkan ruh ke dalam diri saya dan Anda. Bahkan, ada yang berani memakanai, inilah bukti. Bahwa manusia terlahir dengan kesempurnaannya masing-masing. Apalagi keberherasilan hidup, sudah menjadi hak setiap insan. Seperti kata motivator no 1 di Indonesia, Bapak Andriewongso. “ Success is my right ”. Mengapa sedikit yang menyadari Akan tetapi, mungkin Anda juga mempunyai pertanyaan yang sama dengan saya. Dunia ini, telah terisi hampir melebihi 6 milliar manusia. Tapi mengapa, di antara 6 milliar itu, masih sangat sedikit, yang benar-benar menyadari akan potensi dalam dirinya?  Tentu akan banyak sekali alasan yang kita peroleh, bila berusaha memahami asbab musababnya. Jika kita bertanya kepad...